Ketika Beranjak Tua

Sebagian besar orang pasti pernah mendengar, setidaknya sekali, kata-kata ini entah dari siapapun :

Ketika kamu beranjak tua, sama saja kamu kembali lagi menjadi bayi kecil.

Mungkin banyak orang yang memiliki ikatan yang kuat terhadap nenek atau kakeknya hingga dewasa. Mungkin menginap di rumah nenek atau kakeknya berhari-hari sudah tidak aneh lagi. Mungkin mengobrol dan berbincang masalah trivial adalah kegiatan sehari-hari yang sangat biasa.

Continue reading “Ketika Beranjak Tua”

Advertisements

Karena Aku Ingin Berubah

Sebelumnya aku ingin mengucapkan terimakasih kepada temanku yang telah meluangkan waktunya yang berharga untuk membaca tulisan-tulisan tidak jelasku disini dan memberikan kritik dan sarannya. Orang itu berkata bahwa tulisanku ini belum rapi dan belum terstruktur, jadi semoga aku bisa menulis dengan lebih benar sekarang. Lalu orang itu juga bilang, kasih saran juga lah buat orang yang mau berusaha buat ga nyontek. Yah, sebenarnya tulisan sebelumnya memang tidak ditujukan untuk memberikan tips-tips, hanya bercerita tentang susah-senang begitu-begitu saja, karena itulah judulnya balada, padahal balada bukan seperti itu.

Tapi, memberikan saran sama sekali bukan ide yang buruk bukan?

Oleh karena itu lahirlah tulisan ini… .

Continue reading “Karena Aku Ingin Berubah”

Balada Tidak Mencontek

Hampir setiap orang memandang ujian di sekolah sebagai hal yang menakutkan. Padahal sejatinya manusia memang selalu dihadapkan dengan berbagai ujian, ujian kehidupan tepatnya. Tidak mungkin tidak ada manusia yang tidak menjalani ujian kecuali ia telah mati. Namun, ujian di sekolah ini agaknya memang menjadi sebuah ujian yang lebih besar daripada ujian-ujian yang lain dan bisa jadi juga dapat menjadi ujian yang benar-benar tak menghasilkan makna apapun di kehidupan sebagian orang.

Continue reading “Balada Tidak Mencontek”

Bali dan Pikiran Random di Kepala

Ketika aku menulis post ini bis yang membawa aku dan rombongan angkatan jurusan pada studi ekskursi jurusan tengah membawa kami meninggalkan Pulau Dewata menuju Jogjakarta. Mbok Putu selaku tour guide bis 2, bis yang mengangkut aku dan teman-teman, baru saja mengucapkan selamat tinggal pada kami. Yap, perjalanan di Bali selama 3 hari 2 malam alhamdulillah telah selesai dengan berbagai keadaan yang terjadi di dalamnya.

Apa yang aku pikirkan tentang Bali?

Continue reading “Bali dan Pikiran Random di Kepala”

Life = Game

Mungkin aku adalah satu dari sekian banyak orang yang dianugrahi masa kecil yang, secara pribadi, menurutku membahagiakan. Atau memang memoriku di masa aku sangat antusias berbicara sendiri dengan boneka hanya mengingat dan merasakan hal-hal baik. Meskipun, ya, dicubit itu menyakitkan dan dimarahi ketika tidak mau makan itu menyebalkan. Tapi, hanya sekedar itu.

Bahkan ketika masa tersulit dilewati, masa ketika banyak pegawai di pecat, ketika banyak darah di jalanan, ketika ekonomi merosot dan banyak orang dewasa stress dibuatnya, yang aku pikirkan hanyalah rasa kue yang ingin kumakan, permainan meniup gelembung yang kunantikan, atau istana pasir seperti apa yang ingin kubuat. Mau bagaimana lagi, aku masih anak-anak yang hanya memikirkan baju apa yang pantas dipakai di boneka kesayangan. Stress tidak ada dalam kamusku yang masih tipis saat itu. Belum.

Dan hal-hal seperti itu mungkin banyak menimbulkan harapan-harapan bagi orang-orang yang telah beranjak dewasa agar mereka kembali ke masa-masa kecil mereka. Mungkin aku diantaranya.

Namun, benarkah aku mengharapkan aku kembali menjadi Hanifah kecil yang sangat senang bahkan hanya saat aku diberikan permen?

Walaupun memang, ketika aku semakin dewasa konflik yang dialami menjadi lebih pelik dan tanggung jawab semakin banyak.

Tapi, ayolah…
Bahkan di dalam sebuah Game pun semua Players berlomba-lomba ingin Level Up!

Blog or Vlog

Ya, ini memang sepertinya blog yang semoga saja  akan menjadi blog yang akan sering aku urus. Bukan berarti aku benar-benar baru membuat blog, sebelumnya aku sudah banyak membuat tulisan, entah itu artikel atau sekedar cerita fiksi di blogger atau wordpress yang lain, tumblr, walaupun di tumblr cuma bisa reblog-reblog dan posting hal-hal tidak jelas sejak SMA, serta asianfanfics. Namun, entah kenapa mood menulis selalu naik-turun dan alhasil bertebaranlah halaman-halaman yang tidak terurus di halaman web. Tapi dengan mengumpulkan seluruh niat kembali, akhirnya muncullah kemauan untuk mengintegrasikan, halah, halaman-halaman web yang tidak terurus itu dan jadilah ini dan semua data-data yang tidak jelas sudah terhapus bersih.

Memang mungkin kelihatannya orang-orang sekarang lebih suka untuk membuat Vlog ketimbang Blog. Buktinya saja, aku yang tidak terlalu suka membuka YouTube setidaknya tahu beberapa dan pernah menonton vlog yang berisi tentang bagaimana seseorang menceritakan kegiatan yang ia lakukan. Bahkan tugas ospek sekarang pun di kampusku adalah membuat vlog. Namun, Blog? Continue reading “Blog or Vlog”